Kemampuan otak manusia dalam belajar forex
Sebagai mahluk hidup kita pasti mempunyai Otak. Otak digunakan untuk berpikir baik buruknya tergantung pada penilaian setiap orang. Meskipun kadang kita berpikir kenapa otak kita tidak seperti Albert Einstein. Kenapa kita tidak sepintar orang-orang itu. Kenapa dia bisa disebut orang yang paling pintar di dunia. Kenapa dia bisa mengingat apa yang baru dia lihat, padaha dia hanya melihatnya sekejap Aku juga tidak tau, bahkan akupun selalu merasa orang yang paling bodoh di keluargaku (meskipun tidak sepatutnya bercakap serperti ini). Oh iya, meungkin ada alasan mengapa mereka bisa pintar dari lahir, tapi yang saya yakini mereka pintar tidak begitu saja karena manuscrito tidak pernah akan tahu apa-apa, bila ia tidak berusaha ingin tahu. Jadi mereka juga pasti belajar dengan giat rajin dan serius. Ada beberpa hal yang ingin saya compartilhando kepada anda bahwa otak kita sangat menakjubkan, saya membaca sebuah buku bahwa diperkirakan di dalam otak kita terdapat 1 miliar sel otak (neurônio), Sebanyak 100 miliar sel otak aktif. Sementara sisanya adalah sel pendukung. Selain jumlah otak yang dimilki, kecerdasan seseorang juga di tentukan oleh seberapa banyak koneksi yang bisa terjadi antara masing-masing sel otak. Kemungkinan yang bisa terjadi antara setiap sel otak dari 1 miliar sampai 20.000 koneksi. Kita dapat menambah koneksi dengan melatih otak kita. (Itu berarti kita bisa menjadi jenius seperti orang terkenal lainnya. Kandungan yang terdapat di dala otak kita sebagian besar diisi oleh air hingga mencapai 80 dari keseluruhan volume otak, sisanya di bagi untuk proteína dan lemak. Otak orang dewasa mempunyai berat sekita 1,4 kg . Selain kandungan yang berada di otak manusia yang terdiri 3 bagian, seperti: Otak Reptil gt Otak yang akan diaktifkan oleh suatu persaan negativo seperti marah, stress, takut. Tertekan, cinta, dan perasaan lainnya. Otak Mamalia gt Bagian Otak ini berfungsi untuk mengendalikan Sistem kekebalan tubuh, hormone, dan memori jangka panjang. Otak Neo Kortex (Otak berfikir) gt Merupakan 80 dias, total otak manuscrito yang memilki kaitan dengan proses berfikir. Proses berfikir meliputi aspek kritis, berfikir kreatif, dan kemampuan memecahkan masalah. Berbeda dengan Otak réptil Otak Neo Cortex aktif aktif apabila seseorang berada dalam kondisi tenang. Berdasarkan hasil penelitian professor roger sperry (Califórnia), Otak Manusia terbagi 2 belahan (mungkin anda sudah tau) sebelah kiri dan kanan. Meskipun mempunyai fungsi yang berbeda tapi keduanya masih salig mendukung. Menurut ke dua otak mempunyai pusat fungsi intelektual utama. Otak kiri dominan pada sesuatu yang menyangkut hal logika, tulisan, angka, urutan kelinieran, kebakuan, dan analisis. Otak kanan lebih dominan pada suatu hal yang menyangkut imajinasi, emosional, keinginan, kebebasan, warna, música, bentuk e dan kreativitas. Kemudian, temuan ini di benarkan olens Ornstein, Zidel, Bloch, dan kawan-kawan. Prilaku yang dominan menggunakan Otak Kiri gt Menyukai kata-kata, símbolo de huruf. Gemar menikuti kegiatan yang merangsang kemampuan artikulatif. Mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan menggunakan jadwal yang teratur dan alokasi waktu yang sesuai Menyukai informasi yang bersifat factual. Dapat menganilisi atau memprediksi sesuatu yang akan terjadi. Menyimpan segala sesuatu yang akan terjadi. Menyimpan segala sesuatu di tempat khusus. Suka membuat perencanaan sendiri secara matang Sangat setabil dan konsisten. Prilaku Seseorang yang dominan menggunakan O tak Kanan gt Lebih suka berfikir dalam bentuk gambar. Lebih suka sesuatu yang bersifat acak. Lebih menyukai lingkunan belajar yang bersifat sepontan. Menyukai informasi yang membahas mengenai hubungan dengan beberapa hal. Menyukai pendekata yang bersifat terbuka dan baru. Sangat fleksibel, bahkan terkadang sulit untuk di tebak. Dapat mengikuti perencanaan yang di buat oleh siapa saja. Biasanya bertindak berdasarkan perasaan. Untuk teknikcara bagaimana kita dapat menyeimbangkan otak kita, saya belum baca bukunya..hehe Tapi dalam buku yang saya baca untuk meningkatkan keterampanan mental antara otak kira dan kanan, kita perlu mengetahui área atau wilayah kekuatan kelemahan diri kita. Jadi pemahaman saya tentang ini adalah kita harus dapat melatih kedua sisi otak kita (Otak Kiri dan Kanan) untuk mengembankan kemampuan mengingat dan berpikir kita. Semoga semua yang saya curah kan ini dapat bermanfaat. Boa Sorte, meu Irmão. Saat ini kita sering mendengar terjadi krisis dibidang pendidikan. Mengapa hal ini dapat terjadi Metode pembelajaran yang berlangsung saat ini dengan penyajian lebih menitik beratkan pada rangsangan dengar (auditivo) berupa latihan (broca), pengulangan, orientasinya detalhe, kurang melibatkan proses pemecahan suatu masalah, sangat sesuai dengan pola belajar pada otak kiri, dimana Individuo tersebut kurang hiperaktif dan tidak mendapatkan terlalu banyak rangsangan. Masalah mulai timbul karena pada generasi anak saat ini yang mana dengan berkembangnya budaya, sejak kecil anak telah diberi banyak rangsang penglihatan (visual), misalnya rangsangan dari TV dll. Sehingga pola pembelajaran anak bergeser ke arah otak kanan dengan pola berpikir secara visual dan lemah dalam menerima rangsang dengar (auditivo) tetapi mempunyai kemampuan untuk pemecahan masalah. Hal tersebut mengakibatkan jurang antara anak didik dan guru menjadi lebar, karena pola pembelajaran disekolah tidak sesuai dengan pola pembelajaran yang dibutuhkan, sekolah menjadi tidak sejalan dengan pikiran anak. Sementara itu, para pendidik yang umumnya adalah populasi dengan pola otak kiri, seperti juga pada dominasi otak kiri lainnya, mempunyai kelemahan berupa kesulitan untuk dapat memahami bahwa orang lain mempunyai cara pandang yang berbeda dalam memproses keadaan. Rangsangan yang masuk melalui indera, akan dipersepsikan (diartikan), kemudian secara selektif informasi tersebut disimpan. Proses penyimpanannya melibatkan kedua belahan otak. Belajar adalah perubahan yang relativo permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara estímulo dan respon. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang adivinhação adalah entrada yang berupa estímulo dan output yang berupa respon. Estímulo adalah apa saja yang diberikan guru kepada pelajar, sedangkan respon berupa reaksi atau tanggapan pelajar terhadap estímulo yang diberikan oleh guru tersebut. Proses yang terjadi antara estímulo dan respondendo contorneamento diário perigo táquina dapat diamanti dan tidak dapat diukur, yang dapat diamati adalah estímulo dan respon, oleh karena itu apa yang diberikan oleh guru (estímulo) dan apa yang diterima oleh pelajar (respon) harus dapat Diamati dan diukur. Penjelasan Definisi Perubahan akibat belajar dapat terjadi dalam berbagai bentuk perilaku, dari ranah kognitif, afektif, danatau psikomotor. Tidak terbatas hanya penambahan pengetahuan saja. Sifat perubahannya relativo permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya. Perubahannya tidak harus langsung mengikuti pengalaman belajar. Perubahan yang segera terjadi umumnya tidak dalam bentuk perilaku, tapi terutama hanya dalam potensi seseorang untuk berperilaku. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah. Perubahan akan lebih mudah terjadi bila disertai adanya penguat, berupa ganjaran yang diterima 8211 hadiah atau hukuman 8211 sebagai konsekuensi adanya perubahan perilaku tersebut. Perasan bangga dalam diri karna dapat mengerti dan paham akan apa yang di pelaja Hasil Pendidikan Penilaian Desenvolvimento Humano Indek (HDI) menempatkan Indonésia di peringkat 112 dari 126 negara, dan satu peringkat di bawah Vietnã. Hasil studi The Third International Mathemathics and science Study-Repeat tahun 1999, melaporkan dari 38 negara di Asia, Austrália dan Afrika, siswa SLTP Indonésia menduduki peringkat 32 untuk IPA dan34 untuk matematika (Tim Broad Based Educatio. Depdiknas, 2002). Pandangan Quantum dalam Belajar 1. Selama ini kita belajar dalam suasana yang menegangkan, sehingga hasilnya sangat mínimo Belajar harusnya dengan suasana relaks de menyenangkan 2. Rasa ingin tahu adalah modal yang diberikan Tuhan kepada manuscrito sebagai modal untuk belajar 3. Umpan balik negatif menyebabkan belajar sebagai Pengalaman tidak menyenangkan. 4. Jangan berpikir Anda akan gagal jika ingin berhasil. Bukti kekuatan pikiran Anda sehingga Anda: Tahun ke 1. Belajar berjalan Tahun ke 2. Mulai berkomunikasi dengan bahasa ibu Tahun ke 5. mengenal 90 dari semua kata yang digunakan orang dewasa Tahun ke 6. Belajar membaca II. PENGERTIAN KECERDASAN Inteligência Adalah keseluruhan kemampuan indiv. Untuk berfikir dan bertindak secara Terarah, Serta Mengolah Dan Menguasai Lingkungan Secara Efektif (Marthen Pali, 1993). Konsep Intelegensi Awalnya Dirintis Oleh Alfred Bined 1964, Mempercayai Bahwa Kecerdasan Itu Bersifat Tunggal Dan Dapat Diukur Dalam Satu Angka Selanjutnya gardner (2002) memaparkan pengertian kecerdasan mencakup tiga faktor: 1. kemampuan menyelesaikan masalah yang terjadi dalam kehidupan manusia. 2. kemampuan menghasilkan persoalan-persoalan baru untuk diselesaikan. 3. kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang akan memunculkan penghargaan dalam budaya seorang individu Dulu orang mengira bahwa kecerdasan seseorang bersifat tunggal, yakni dalam suatu iq (intellegence qountient) seperti yang kita kenal. Dampak negatif dari persepsi ini adalah siswa yang rendah kecerdasan akademik tradisionalnya, yakni matematik dan verbal (kata-kata) seakan tidak dihargai di sekolah dan masyarakat luas. Kini tradisi yang sudah berlangsung hampir seabad tersebut, telah ditemukan Ternyata kecerdasan manusia banyak rumpunnya. Kecerdasan itu Multi dimensional, banyak cabangnya. Jadi tidak ada siswa yang bodoh, setiap siswa punya rumpun kecerdasan Delapan Rumpun Kecerdasan Multiple Intellengences (GARDNER, 1994) 1. Kecerdasan Linguistik Kemampuan menggunakan kata secara efektif, baik secara lisan misalnya (pendongeng, orador) maupun secara tertulis misalnya (pengarang. Editor , Wartawan). Kecerdasan linguistik mencakup kemampuan menggunakan kata, bahasa, bunyi, makna, retorika, dll. 2. Kecerdasan Matematis-Logis Kemampuan menggunakan angka dengan baik misalnya, (ilmuan, programa komputer, ahli logika) kecerdasan ini meliputi kepekaan pada pola de hubungan logis, hubungan sebab akibat, proses kategorisasi, klasifikasi, generalisasi, penghitungan, pengujian hipotesis dan pengambilan simpulan . 3. Kecerdasan Spasial Kemampuan mempersepsi spasial-visual (keruangan) secara akurat misalnya, (piloto, pengemudi, pemburu, pramuka) dan mentranformasikan (dekorator interior-eksterior, arsitek, pelukis penemu) komponen intinya adalah kepekaan pada warna, garis bentuk, ruang dan Hubungan antarunsur tersebut. 4.Kecerdasan Kinestetik-Jasmaniah keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk mengekpresikan pikiran dan perasaan misalnya (aktor, pemain pantomim-opere, penari, atlet) dan keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah misalnya (pengrajin, teknisi mesin mekanik, dokter bedah, pengukir) kecerdasan Ini mencakup kemampuan fisik yang spesifik antara lain keseimbangan, keterampan, kekuatan, kelenturan, koordinasi dan lain-lain. 5.Kecerdasan Musikal Kemampuan mengerjakan bentuk-bentuk musikal dengan cara mempersepsi (pengguna musik), membedakan (kritikus musik), mengubah (komposer) dan mengekspresikan (penyanyi) komponen dasar kecerdasan musikal adalah kepekaan pada iraque, pola titi nada melodi, warna suara suatu Lagu. 6.Kecerdasan Interpersonal Kemampuan Mempersepsi Dan Membedakan Susana Hati, Keinginan Motivasi Dan Perasaan Orang Lain. Komponen Utamanya Adalah Kepekaan Pada Ekspresi Wajah, Suara, Gerak, Isyarat, Merespon Dan Persuasi (Mempengaruhi) 7.Kecerdasan Intrapersonal Kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak atas pemahaman Diri tersebut. Termasuk juga memahami secara tepat kekuatan dan keterbatasannya, menyadari susana hati, keinginan, motivasi, temperamenwatak, disiplin diri dan harga diri. 8.Kecerdasan Naturalis Keahlian mengenal dan mengatagorikan spesies plora dan fauna dan alam sekitar. Kemampuan dasarnya adalah kepekaan terhadap fenomena (gejala) alam dan menyekapi makhluk hidup. Penemuan multikecerdasan, telah membetuk paradigma baru dalam belajar, bahwa sebenarnya tidak ada siswa yang bodoh. Siswa adalah manuscrito-manuscrito, eang berpotensi bermacam-macam dengan delapan jenis kecerdasan dan berpeluang besar unks sukses de bidangnya masing-masing. Jadi setiap siswa sebenarnya memiliki satu atau lebih jenis kecerdasan. Kecerdasan Eq (quociente emocional) Kecerdasan emosi adalah kemampuan untuk: mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain. Daniel Goldman mengembangkan kecerdasan eq menjadi lima kategori yaitu: 1. Kesadaran diri. Kesabaran emosi dalam menilai pribadi dan percaya diri. 2. Pengaturan diri. Pengendalian diri, sikap dapat dipercaya, waspada, adaptif dan inovatif. 3. Motivasi. Dorongan berprestasi, komitmen, inisiatif dan optimisme. 4. Empati. Memahami orang lain, pelayanan, membantu pengembangan orang lain, menyikapi perbedaan dan kesadaran politis. 5. Surativo Ketampilano: pengaruhpersuasi keterampanan berkomunikasi, kepemimpinan, katalisator dan perubahannya, manajemen komflik, keakraban dan kerja sama dalam kerja tim. Kecerdasan Sq (Quociente espiritual) Spritual adalah inti danit sendiri. Kecerdasan spritual adalah sumber yang mengilhami, menyemangati dan mengikat diri seseorang kepada nilai-nilai kebenaran tampa batas waktu (kebenaran absolut). Kecerdasan spritual digunakan untuk berhubungan dengan tuhan cantou pencipta. Fungsi otak kanan semuanya berkaitan dengan perasaan atau emosi (eq) makin peka rasa seseorang berarti semakin cerdas budinya, maka dorongan berperilaku kekerasan akan makin terkendali. fungsi otak kanan sangat penting untuk memahami keberadaan allah swt. dalam surat al-sajadah ayat 9 allah berfirman yang Artinya kenapa manusia sedikit sekali yang bersyukur mengenal Allah Neurolog vs Ramachandran bersama timnya di universitas california dalam penelitiannyamenemukan adanya titik tuhan (ponto de deus) di dalam otak manusia. Pusat spritual tersbut bersinar (bergetar) ketika seseorang terlibat dalam pembicaraan tentang topik-topik spritual dan agama Ciri-Ciri Sq Tinggi Menurut Dimitri Mahayana (2001), ciri-ciri orang yang ber - sq tinggi adalah: 1. Memiliki prinsip dan visi yang kuat 2. Mampu melihat kesatuan dalam keaneka ragaman. 3. Mampu memaknai setiap sisi kehidupan. 4. Mampu mengelola dan bertahan dalam kesulitan dan penderitaan. Adversidade QUOTIENT ADVERSITY QUOTIENT: Kecerdasan Mengidentifikasikan Masalah, Menanggulangi Masalah, Serta Mengambil Keputusan Secara Baik Dan Benar (PASTI JALAN) Adversidade Quociente memiliki 4 dimensi yang masing 8211 masing merupakan bagian dari sikap seseorang menghadapai masalah. Dimensi 8211 dimensi tersebut antara lain adalah: III. PERANGKAT BELAJAR PADA MANUSIA Tubuh (fisik dan nonfisik) adalah suatu kesatuan yang integral dari milyaran sel, jaringan, órgão do sistema perangkat yang berperanan langsung adalah panca indera terutama indera audio-visual Sentral koordinasi panca indera dan semua perangkat tubuh adalah otak Karakteristik Otak Berat sekitar 1,5 kg kurang dari 2,5 berat tubuh Mengkonsumsi 25 total energi tubuh Terdiri dari lebih dari: 100 milyar sel syaraf (neurônio) 1 trilyun sel glia 1000 trilyun sambungan (sinapsis) 280 memorandos de kuintilium Roger Sperry menemukan dua belahan otak manusia yang cara Bekerjanya sangat berbeda. Otak kiri otak logis (suka mengoreksi) dan otak kanan otak imajinatif (suka mengacak). Sumber: Taufiq Pasiak, Revolusi IQEQSQ. Otak kanan dan kiri dihubungkan oleh Corpus Callosum dua komponen yang berbeda Diocles Pengertian dan Sensing Kiri: menerima informasi, Kanan: memahami informasi, KORTEKS (kulit Otak) Memegang peranan yang sangat penting dalam proses berpikir dan kepribadian Mempunyai permukaan yang luas (karena adanya konvulsi) Luas dan kompleksitas otak menunjukkan kecerdasan seseorang Terbagi atas beberapa área kerja Sistem Limbik Adalah otak celebridade yang memainkan peranan besar dalam hubungan manusia dan dalam emosi. Ini adalah otak sosial dan emosional. Di otak ini juga terkandung sarana yang penting untuk ingatan jangka panjang Otak Reptil adalah bagian otak paling sederhana. Tugas utamanya adalah mempertahankan diri, otak ini menguasai fungsi-fungsi otomatis seperti degupan jantung dan sistem peredaran darah Menurut Gardner, kecerdas merupakan kumpulan kepingan kemampuan yang ada di beragam otak. Semua kepingan ini saling berhubungan, tetapi juga bekerja sendiri-sendiri. Temuan Gardner ini didasarkan pada penelitian para pakar otak (neurolog) bahwa otak manusia itu terdiri atas area-area atau kepingan-kepingan. Dan yang terpenting, mereka tidak statis atau ditentukan saat lahir. Seperti otot, kecerdasan dapat berkembang sepanjang hidup asal terus dibina dan ditingkatkan. CARA OTAK BELAJAR neurônio (sel saraf otak) berkembang perlahan dengan cara meraih neurônio lain yang memiliki ranting dendrit yang sama. Ketika kita menyerap informasi baru (belajar), dendrit kita membuat cabang-cabang baru. Setiap cabang ini akan mengembangkan lagi ranting-ranting lainnya Otak Anda memiliki 100 neurônio miliar atau sel saraf aktif. Masing-masing neuron memiliki hingga 20.000 koneksi. (Sumber: David A. Sousa, como o cérebro aprende). Pada otak manusia, informasi yang dilewatkan dari satu neurônio ke neurônio yang lainnya berbentuk rangsangan listrik melalui dendrit. Jika rangsangan tersebut diterima oleh neurônio suatu, maka neurônio tersebut akan membangkitkan saída ke seminua neurônio yang berhubungan dengannya sampai dengan informasi tersebut sampai ketujuannya yaitu terjadi reaksi, jika rangsangan yang diterima terlalu halus, maka saída yang dibangkitkan oleh neoron tersebut tidak akan direspon. Tentu saja sangatlah sulit untuk memahami bagaimana otak manuscrito bisa belajar selama proses pembelajaran, terjadi perubahan yang cukup berarti pada bobot-bobot yang menghubungan antara neurônio, apabila ada rangsangan yang sama dengan rangsangan yang telah diterima oleh neurônio, maka neurônio akan memberikan reaksi dengan cepat namun Apabila kelak ada rangsangan yang berbeda dengan apa yang telah diterima oleh neurônio, maka neurônio akan segera beradaptasi untuk memberikan reaksi yang sesuai Proses belajar harus mampu mengoptimalkan kerja dan fungsi Otak. Ir. Sutanto Windura (Diretor The Brainic Institute) mengatakan otak berjalan secara linier, setiap informasi masuk akan segera dipancarkan dengan sendirinya oleh otak menjadi asosiasi yang berbeda-beda. Untuk itulah cara kerja natural otak perlu dipelajari agar mendapatkan fungsi otak yang otimizado. Hukum-Hukum Otak 1. Otak menyimpan informasi dalam sel-sel syarafnya. 2. Otak memiliki komponen untuk menciptakan kebiasaan-kebiasaan dalam berpikir dan berperilaku. 3. Otak menyimpan informasi dalam bentuk kata, gambar, dan warna. 4. Otak tidak membedakan fakta dan ingatan. 5. Imajinasi dapat memperkuat otak dan mencapai apa saja yang dikehendaki. 6. Konsep dan informasi dalam otak disusun dalam bentuk pola-pola. Otak dapat menerima sekaligus menolak pola-pola itu. Otak terikat dan sekaligus tidak terikat dengan pola. 7. Alat-alat indra dan reseptor saraf menghubungkan otak dengan dunia luar. Latihan indra dan latihan fisik dapat memperkuat otak. 8. Otak tidak pernah istrahat. Ketika otak rasmental kelelahan dan tidak dapat menuntaskan sebuah pekerjaan, maka otak intuitif akan melanjutkannya. 9. Otak dan hati berusaha saling dekat. Otak yang diasah terus menerus dapat membawa pemiliknya ke jalan kebajikan dan kebijaksanaan, serta ketenangan jiwa. 10. Kekuatan otak turut ditentukan oleh makanan fisik yang diterima otak .. Seorang peneliti bidang psikologi, Herman Witkin, melalui studi risetnya mengemukakan 2 macam karakteristik Gaya Belajar yang dimiliki seseorang, yaitu: 1. Gaya Belajar GLOBAL (cenderung memandang sesuatu secara menyeluruh atau melihat Gambar yang besar, dan tidak bagian demi bagian). 2. Gaya Belajar ANALITIK (cenderung melihat suatu masalah secara bertahap, dan memfokuskan diri pada bagian-bagian yang membentuk gambar, secara urut dan terperinci). Keunggulan daya saing manusia atas mahluk ocultar lainnya: 1. Otak belajar (O cérebro da aprendizagem) 2. Emosi Pengendalian 3. Kemampuan Memilih faktor penggerak (Kecerdasan Spiritual) 4. Kecerdasan Ruhani Keunggulan ini adalah anugrah sekaligus adalah amanah yang harus dipertanggung-jawabkan pada sang Pencipta. O Cérebro de Aprendizagem Pada otak manusia, berlaku ketentuan Você usa ou você solta semakin banyak digunakan otak kita menjadi semakin padat. Jumlah sel-sel Otak manuscrito de berbagai otak binatang: 1. Otak Manusia 100 miliar sel 2. Otak kera 10 miliar sel. (1:10) 3. Otak Tikus 5 juta sel (1: 20000) 4. Otak lalat 100 ribu sel (1: 1000000) Kelebihan lainnya dari otak manusia adalah memiliki kemampuan sebagai otak belajar sedangkan binatang diciptakan tidak memiliki sarana ini. Jumlah sel otak bukan menunjukan intelektualitas orang tersebut. Manusia hanya memerlukan otaknya kurang dari 1 untuk dapat hidup normal. Dengan demikian potensi besar tersimpan pada diri setiap manusia Pada umunya otak manuscrito senang dengan gambar atau visual, sementara peserta didik lebih seringkali dijejali tulisan dan kata-kata atau kerja otak kiri. Perubahan metode belajar oleh guru dan orangtua disertai pemahaman bahwa setiap anak adalah unik dan memiliki kecerdasan yang berbeda akan menghasilkan revolusi belajar kearah yang lebih baik. Inti dari pendidikan adalah belajar dan belajar dapat diartikan sebagai pemberian rangsangan, agar kedua otak kiri dan kanan bekerja secara seimbang, serta menggunakan otak sesuai cara alaminya. Manusia unggul adalah manuscrito dengan fungsi óptimo kerja otaknya, manuscrito tersebut yang akan merubah dan menjadi panutan peradaban manusia selanjutnya. Setiap anak adalah individu yang unik, masing-masing akan melihat dunia dengan 8220cara nya sendiri. Meskipun melihat satu kejadian pada waktu yang bersamaan, tidak menjamin 2 orang anak akan melaporkan hal yang sama. Daftar Pustaka Belajar, Wikipedia bahasa Indonésia, ensiklopedia bebas, diunduh tanggal 22 de dezembro de 2009) Bahaudin, Taufik.2003. Brainware Management Depdiknas .2002.Tim Broad Based Educatio Jounshon, Elaine B. 2004. Contextual Ensino e aprendizagem, Meier, Dave, .2002. O manual de aprendizado aceito. Bandung: Kaifa. Pasiak, Taufik. 2001. Ensino baseado no cérebro.
Comments
Post a Comment